Contoh Kata pengantar

Berikut ini adalah contoh kata pengantar yang saya harap bisa membantu ada yang sedang mencari referensi untuk membuat kata pengantar anda sendiri.

KATA PENGANTAR

Dalam era modern ini, manusia, organisasi, atau perusahaan terdorong untuk memanfaatkan surat demi kelancaran aktivitas bisnis. Selain untuk penyampaian pesan secara cepat dan mudah dimengerti, surat juga berfungsi sebagai pegangan dan alat pembuktian.

Sering terjadi, banyak tenaga administrasi yang setiap hari menangani surat, tidak pernah mendapat pendidikan khusus atau pelatihan yang baku mengenai surat-menyurat ini. Banyak orang menganggap, bahwa menulis surat adalah pekerjaan sepele. Tanpa menyadari, bahwa surat adalah duta organisasi/instansi si pengirim, yang harus menggambarkan citra, cermin, mentalitas, jiwa, serta petunjuk interen organisasi/perusahaan yang mengirimnya. Hal ini sangat terasa pengaruhnya pada surat bisnis, surat penawaran, atau surat-surat lain. Dalam menyusun surat-surat tersebut, si penulis dituntut suatu pengetahuan bahasa, seni menulis surat, serta kepandaian mengeluarkan pendapat atau ide.

Jakarta, 10 November 2000

Redaksi

 

Nah, begitu tadi contoh kata pengantar yang bisa saya sampaikan kali ini. Semoga contoh kata pengantar diatas dapat membuat anda lebih mudah dalam membuat kata pengantar anda sendiri.

Tags: ,
Posted in Contoh by penulisartikel. Comments Off

Pengertian Moral

Pengertian moral mempunyai asal berasal linguistik italia (atau latin(atau sama saja)) mores yang mana mempunyai arti adat kebiasaan atawa metode hidup. Moral di dasarnya merupakan kesatuan ukuran soal berbagai jenis tingkah laku yang mana harusdipatuhi.

Moral adalah kaidah norma serta pranata yang melakukan pengaturan tingkah polah individu di dalam hubunganya denganmasyarakat. Moral adalah aksi orang yang mana bercorak spesial yangdidasarkan kepada pengertiannya mengenai bagus atau jelek. Morallah yang membuat beda orang denga makhluk Tuhan yang mana lainya dan menempatkan di letak yang mana bagus diatas makhluk yang lainnya. Moral merupakan realitas berasal kepribadian di secara umum bukan hasil perkembangan pribadi semata. Akan tetapi merupakan merupakan tindakan atawa polah laku satu orang.

Moral tidaklah dapat dipisahkan dari kehidupan beragama. Di dalam religi Islam perkataan moral identik menggunakan akhlak. Kata akhlak mempunyai asal berasal linguistik Arab jama’ berasal khulqun yang mana berdasarkan linguistik berarti budi pekerti.

Moral merupakan norma yang mana sifatnya kesadaran atawa keinsyafan terhadap sebuah tugas menindak sesuatu atawa sebuah keharusan untukmeninggalkan aksi – aksi tertentu. Yang mana diukur masyarakat melanggar norma – norma di dalam perihal yang satu ini bisa disebut apabila suatu kewajiban serta norma moral sekaligus.

Nah, Berkenaan dengan keharusan untuk bersikap bersopan santun bagus tingkah sopan santun maupun penilaian baik – jelek akan sesuatu keduanya sama saja-sama saja dapat membuat manusia beruntung serta dapat jua merugikan. Disini terdapat kesadaran akan sesuatu aksi menggunakan memadukan kekuatan nilai intelektualitas menggunakan ukuran – ukuran moral.

Nilai – ukuran intelektualitas merupakan sumber pertimbanganterhadap sesuatu yang mana bagus serta yang mana salah sedangkan ukuran – nilai moral merupakan sumber pertimbangan suasana kalbu soal kebaikandan keburukan apabila satu orang bisa membuat beda serta mampu memilih kesetangkupan antara yang mana bagus serta yang mana bagus menggunakan yang mana jelek danyang salah.

Sehingga ukuran – ukuran moral yang mana hakiki senantiasa dapatditemukan ialah yang mana bagus serta yang mana benarlah untuk pilihannya. Kehidupan moral tiada dapat dipisahkan berasal keyakinan beragama karena ukuran moral yang mana tegas tentu serta akan tetapi tiada berubah karenakeadaan tempat serta tempo merupakan ukuran yang mana bersumber di religi. Karena tersebut didalam pembinaan generasi muda perlulah kehidupan moraldan religi tersebut sejalan serta mendapat perhatian khususSebagai dua istilah yang mana mempunyai kaitan satu menggunakan yanglainnya ukuran serta moral sebenarnya tiada bisa berdiri pribadi Bahkandalam konteks tertentu ukuran serta moral sering disatukan menjadi nilaimoral akan tetapi di dalam istilah itu termuat makna anyar yangmenggambarkan adanya kualitas moral Ketika ukuran dipisahkan darimoral sehingga makna ukuran tiada terpengaruhi bagi moral yakni tetap di artiawalnya untuk sebuah keyakinan yang mana mana satu orang betindak atasdasar pilihannya. Nah apakah anda paham dengan ulasan pengertian moral, jika ya, berarti anda hebat.

Tags: , , ,
Posted in definisi-pengertian by penulisartikel. No Comments

Pengertian Polis

Pengertian Polis adalah semacam dokumen yang berisi persetujuan atau kesepakatan dari pada pihak tertanggung dan pihak asuransi terkait dengan risiko yang hendak dipertanggungkan. Jadi secara singkat polis adalah semacam surat perjanjian penutupan asuransi tersebut.

Sebuah polis biasanya berisi;

1 Rangkuman pertanggungan

Ini mungkin berisi hal-hal pokok yang perlu diketahui oleh tertanggung. Ada pula informasi detail mengenai dari nama tertanggung, nilai pertanggungan, obyek yang dipertanggungkan, daftar klausula tambahan, periode asuransi, serta perhitungan besarnya premi.

2. Judul Polis

3. Pembukaan

4. Penjaminan

Ada pula yang mengistilahkannya dengan operative clause

5. Pengecualian

Pengecualian juga ada di sini

6. Tanda tangan pihak penanggung

Sebagaimana yang mungkin kita sangka sebelumnya.

7. Uraian

Uraian yang ada dalam polis tersebut.

Sebuah polis bisa juga mengalami perubahan, apabila obyek yang diasuransikan atau alamat tertanggung mengalami perubahan selama masa berlakunya polis. Misalnya perubahan fungsi/okupasi, nilai atau kepemilikan, tertanggung wajib memberitahukan hal ini kepada pihak asuransi. Karena ini akan sangat membantu seandainya terjadi klaim.

Perubahan Risiko dalam kaitannya dengan polis, misalnya dari rumah tinggal menjadi gudang, atau dari mobil pribadi menjadi mobil sewaan. Selain itu, polis juga mempunyai kaitan apabila terjadi Perubahan Nilai Yang Dipertanggungkan. Sebagai contoh Nilai obyek pertanggungan telah berubah, dan tertanggung ingin mendapatkan penggantian yang sesuai jika terjadi klaim. Nah dari sini, semoga bisa menjadi langkah awal anda untuk lebih bersemangat dalam mengetahui dan mengkoreksi pengertian polis diatas.

Tags: , ,
Posted in definisi-pengertian by penulisartikel. No Comments

Pengertian kognitif

kognitif

Pengertian kognitif adalah adalah bagaimana anak beradaptasi dan menginterpretasikan objek dan kejadian-kejadian di sekitarnya. Hal tersebut diutarakan oleh oleh Piaget (Hetherington & Parke, 1975). Pieget memandang bahwa anak memainkan peran aktif di dalam menyusun pengetahuannya mengenai realitas, anak tidak pasif menerima informasi. Selanjutnya walaupun proses berpikir dan konsepsi anak mengenai realitas telah dimodifikasi oleh pengalamannya dengan dunia sekitarnya, namun anak juga aktif menginterpretasikan informasi yang ia peroleh dari pengalaman, serta dalam mengadaptasikannya pada pengetahuan dan konsepsi.

Istilah yang perlu dimengerti juga adalah kognisi. Kognisi adalah istilah yang mencakup segenap model pemahaman, yakni persepsi, imajinasi, penangkapan makna, penialain, dan penalaran. Kognisi adalah konsep umum yang mencakup semua bentuk mengenal, termasuk di dalamnya mengamati, melihat, memperhatikan, memberikan, menyangka, membayangkan, memperkirakan, menduga, dan menilai.

Hal ini karena, pendidikan tidak cukup dengan sekedar mengejar masalah kecerdasannya saja. Berbagai potensi anak didik atau subyek belajar lainnya juga harus mendapatkan perhatian yang proporsional agar berkembang secara optimal. Karena itulah aspek rasa atau emosi maupun ketrampilan fisik juga perlu mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang.

Konsep kognitif, afektif, dan psikomotorik dicetuskan oleh Benyamin Bloom pada tahun 1956. Karena itulah konsep tersebut juga dikenal dengan istilah Taksonomi Bloom. Hanya saja, kembali ke soalan kognitif, pengertian kognisi sendiri secara singkat adalah Berpikir dan mengamati. Atau tingkah laku yang mengakibatkan individu memperoleh pengertian, atau tingkah laku yang dibutuhkan untuk menggunakan pengertian. Nah dengan demikian, semoga anda lebih mengerti mengenai istilah kognitif.

Pengertian pemerintah

Jika kita bertanya mengenai pengertian pemerintah, barangkali ada yang menjawab bahwa pengertian pemerintah memiliki dua sudut pandang, yakni pemerintah dalam arti sempit dan pemerintah dalam arti luas. Pendapat ini menerangkan bahwa pengertian pemerintah dalam arti luas adalah semua lembaga negara MPR, Presiden, DPA, DPR, BPK dan MA. Sedangkan dalam arti sempit, pengertian pemerintah merujuk pada Presiden, Wakil Presiden, dan Menteri-Menteri Negara. Bahkan dapat dimasukkan DPR sebagai pemerintahan dalarn arti sempit atau Pemerintahan Pusat.  Alasan bahwa DPR dapat dimasukkan ke dalam kelompok Pemerintahan Pusat, karena DPR merupakan mitra kerja Presiden dalam membuat UU, membuat APBN dan termasuk dalam menetapkan susunan dan keanggotaan lembaga tinggi negara seperti DPA, BPK, dan MA.

pengertian pemerintah

pengertian pemerintah

Pengertian pemerintah diatas barangkali tidak sama dengan pengertian pemerintah yang mungkin kita temui di tempat yang lain. Hal ini barangkali karena sebagian orang mungkin memiliki berbagai sudut pandang yang berbeda mengenai pengertian pemerintah itu sendiri. Dalam ilmu sosial misalnya, pengertian pemerintah merujuk pada legislator, administrator, dan arbiter dalam birokrasi administrasi yang kontrol negara di waktu tertentu, dan sistem pemerintahan dengan yang mereka terorganisir.

Dalam setiap tampuk pemerintah bisa saja terdiri dari badan khusus dan istimewa individu yang memonopoli pembuatan keputusan politik, dan dipisahkan oleh status dan organisasi dari populasi secara keseluruhan.

Fungsi pemerintah barangkali adalah untuk menegakkan hukum yang ada, undang-undang yang baru, dan arbitrase konflik melalui monopoli pemerintah tentang kekerasan. Di beberapa negara, barangkali memiliki pemerintahan yang turun-temurun. Sementara di negara lain, terjadi pergantian dari orang yang mengisi tampuk pemerintahan.

Pemerintahan sendiri memiliki berbagai bentuk di dunia ini. Misalnya sebagai berikut;

Sistem pemerintahan Monarki yakni sistem pemerintahan yang kekuasannya bisa diwariskan.

Sistem pemerintahan Oligarki, yakni sistem pemerintahan yang dikuasai oleh sekelompok kecil orang yang memiliki kepentingan yang sama atau merupakan satu keluarga.

Sistem pemerintahan Plutokrasi, yakni pemerintah yang terdiri dari kelas kaya.

Dan masih banyak sistem pemerintahan yang lainnya. Namun paling tidak dari sini kita sudah mengenal beberapa sistem pemerintahan dan juga mengetahui pengertian pemerintah itu sendiri. Sebagian dari informasi di atas barangkali kurang akurat, jadi saya menyarankan anda untuk melakukan konfirmasi, dan cantumkan juga pendapat anda mengenai pengertian pemerintah di bagian komentar di bawah artikel ini.

Pengertian demokrasi

Pengertian demokrasi barangkali sangat sering kita dengarkan apalagi ketika kita menyaksikan berita-berita politik. Sejak berdirinya negara Indonesia secara resmi mungkin kita mulai mendengar gaung istilah demokrasi. Istilah demokrasi makin meluas penggunaanya manakala terjadi reformasi pada tahun 1998. Sebagai sebuah jargon politik, sistem pemerintahan kita yang menganut sistem presidensial begitu dalam terkait dengan paham demokrasi. Nah dalam artikel ini kita akan membahas lebih jauh mengenai pengertian demokrasi.

Jika kita membuka kamus besar bahasa indonesia, kita akan melihat pengertian demokrasi sebagai sebuah bentuk atau sistem pemerintahan yang segenap rakyat turut serta memerintah dengan perantaraan wakilnya.  Biasanya pembagian wilayah kekuasaan menjadi legislatif, eksekutif, dan yudikatif memberi justifikasi tentang sistem pemerintahan demokratis di Indonesia.

Pengertian demokrasi lainnya adalah pandangan hidup yang mengutamakan persamaan hak dan kewajiban serta perlakuan yang sama bagi semua warga negara. Namun begitu ini adalah sebuah gagasan yang barangkali dalam sistem pemerintahan lainnya juga ada.

Menurut salah satu pendapat, pemerintahan demokrasi bukannya tanpa cela, karena dalam pemerintahan demokrasi membutuhkan liberalisme. Sehingga tidak heran jika bangsa Indonesia pun diarahkan pada perilaku liberal.

Kembali ke pengertian demokrasi, Kita akan menemukan bahwa dalam demokrasi terdapat sebuah slogan yang begitu populer yaitu“pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”  hal ini sesuai dengan seperti yang disuarakan Presiden Abraham Lincoln, presiden Amerika ke-16. Hanya saja, hal ini kemudian menjadi pembenaran bagi pemerintahan untuk “memeras” rakyat melalui sistem perundang-undangannya yang nota bene diambil oleh wakil rakyat. Tentu rakyat bisa melakukan protes atau bahkan melakukan demonstrasi, namun dalam sebuah negara yang wakil rakyatnya tidak amanah, maka hal ini barangkali akan menjadi angin lalu saja.

Di negara indonesia ini sendiri, dengan sistem demokrasi yang telah terlaksana sekitar setengah abad slogan ‘… untuk rakyat’ tersebut nampaknya masih seperti pepatah“jauh panggang dari api”. Dengan adanya kemiskinan yang semakin meluas, sepertinya kesejahteraan rakyat yang ingin dituju tampaknya masih sebatas impian. Salah satu penyebabnya adala korupsi yang merajalela.

Bukan menjadi rahasa, jika korupsi tersebut dilakukan oleh oknum wakil rakyat yang seharusnya menjadi pengawas dari jalannya pemerintahan. Parahnya lagi adalah bahwa wakil rakyat memiliki wewenang untuk membuat undang-undang. Namun bagaimana lagi, itu adalah sebuah konsekuensi dari sebuah demokrasi.

Menurut Melvin I. Urofsky, demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan yang paling rumit dan sulit. Banyak ketegangan dan pertentangan, dan mensyaratkan ketekunan para penyelenggaranya agar berhasil. Urofsky sendiri adalah seorang profesor sejarah dan kebijakan publik pada Virginia Commonwealth University.

Sebuah pemerintahan demokratis mungkin tidak dapat bertindak secepat pemerintahan diktator, tetapi sekali mengambil tindakan, harus dipastikan adanya dukungan publik atas keputusan tersebut. Hal ini karena sebuah pemerintahan demokrasi tidak dirancang demi efesiensi, tapi demi pertanggungjawaban.

Demokrasi sendiri bukanlah sebuah hal yang telah final. Demokrasi, bahkan di Amerika yang mengaku sebagai negara demokrasi, merupakan sesuatu yang terus tumbuh dan berkembang. Oleh sebab itu, jika sistem demokrasi diterapkan di sebuah negara, tidak melulu harus sama persis dengan yang diterapkan di Amerika. Karena Indonesia memiliki latar belakang sejarah yang berbeda dengan Amerika. Oleh karenanya itu, paling tidak kita lebih memahami pengertian demokrasi sebagai sebuah wacana.

Pengertian Pendidikan

Pengertian pendidikan dapat kita telusuri dari kata pembentuknya. Pendidikan adalah kata didik yang mendapat imbuhan ‘pe’ dan ‘an’. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia,  didik memiliki arti ‘memelihara dan memberi latihan mengenai akhlak dan kecerdasan. Sedangkan pengertian pendidikan sendiri adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Jadi dalam hal ini pengertian pendidikanadalah proses atau perbuatan mendidik.

pengertian pendidikan

pengertian pendidikan

Pengertian pendidikan juga dapat kita lihat pada berbagai literatur dan gagasan yang disampaikan oleh banyak ahli. Misalnya Ki Hajar Dewantara (1889 – 1959) mempunyai pendapat mengenai pengertian pendidikan. Menurut Bapak Pendidikan Nasional Indonesia ini pendidikan adalah “Pendidikan umumnya berarti daya upaya untuk memajukan budi pekerti ( karakter, kekuatan bathin), pikiran (intellect) dan jasmani anak-anak selaras dengan alam dan masyarakatnya”.

Pengertian pendidikan menurut para ahli yang lainnya adalah suatu proses pembaharuan makna pengalaman, hal ini mungkin akan terjadi di dalam pergaulan biasa atau pergaulan orang dewasa dengan orang muda, mungkin pula terjadi secara sengaja dan dilembagakan untuk untuk menghasilkan kesinambungan social. Proses ini melibatkan pengawasan dan perkembangan dari orang yang belum dewasa dan kelompok dimana dia hidup. Pengertian pendidikan tersebut dikemukakan oleh John Dewey.

Salah seorang tokoh bangsa Arab yang hidup tahun 106 H- 143 H yang bernama Ibnu Muqaffa, mengatakan bahwa : “Pendidikan itu ialah yang kita butuhkan untuk mendapatkan sesuatu yang akan menguatkan semua indera kita seperti makanan dan minuman, dengan yang lebih kita butuhkan untuk mencapai peradaban yang tinggi yang merupakan santaan akal dan rohani.” Ibnu Muqaffa yang menyampaikan pengertian pendidikan tersebut adalah pengarang Kitab Kalilah dan Daminah.

Istilah Pendidikan berkenaan dengan fungsi yang luas dari pemeliharaan dan perbaikan kehidupan suatu masyarakat terutama membawa warga masyarakat yang baru (generasi baru) bagi penuaian kewajiban dan tanggung jawabnya di dalam masyarakat. Gagasan ini dikemukakan oleh Prof. Richey dalam bukunya ‘Planning for teaching, an Introduction to Education’.

Filosof Yunani yang hidup dari tahun 429 SM-346 M menjelaskan bahwa Pendidikan itu ialah membantu perkembangan masing-masing dari jasmani dan akal dengan sesuatu yang memungkinkan tercapainya kesemurnaan. Filosof ini kita kenal dengan nama Plato.

Pendidikan itu meliputi segala sesuatu yang dikerjakan oleh seseorang untuk dirinya atau yang dikerjakan oleh orang lain untuk dia, dengan tujuan mendekatkan dia kepada tingkat kesempurnaan. Hal ini dijabarkan oleh filosof inggris, John Stuart Mill (1806-1873 M).

Pengertian pendidikan adalah proses yang terus menerus (abadi) dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar kepada tuhan, seperti termanifestasi dalam alam sekitar intelektual, emosional dan kemanusiaan dari manusia. Hal tersebut disampaikan oleh H. Horne.

Hal senada mengenai pengertian pendidikan juga dikemukakan oleh Edgar Dalle. Menurutnya, pendidikan adalah usaha sadar yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan, yang berlangsung di sekolah dan di luar sekolah sepanjang hayat untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat mempermainkan peranan dalam berbagai lingkungan hidup secara tetap untuk masa yang akan datang.

Sedangkan Thompson mengungkapkan bahwa  pengertian pendidikan adalah pengaruh lingkungan terhadap individu untuk menghasilkan perubahan-perubahan yang tetap dalam kebiasaan perilaku, pikiran dan sifatnya.

Pengertian pendidikan merupakan usaha , pengaruh, perlindungan dan bantuan yang diberikan kepada anak agar tertuju kepada kedewasaannya, atau lebih tepatnya membantu anak agar cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri. Pengertian pendidikan tersebut ditegaskan oleh M.J. Longeveled.

Dari berbagai pengertian pendidikan diatas dapat disimpulkan bahwa pendidikan adalah bimbingan atau pertolongan yang diberikan oleh orang dewasa kepada perkembangan anak untuk mencapai kedewasaannya dengan tujuan agar anak cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri tidak dengan bantuan orang lain. Semoga informasi mengenai pengertian pendidikan diatas dapat berguna bagi kita semua.

Penulisan Daftar Pustaka

Penulisan daftar pustaka sebenarnya dapat dilakukan dengan mudah apabila kita tahu kaidah-kaidah atau cara penulisan daftar pustaka. Beberapa orang mungkin mencari cara daftar pustaka, namun saya pribadi jika ditanya mengenai cara daftar pustaka akan menyimpulkan bahwa yang dimaksud adalah cara penulisan daftar pustaka. Sebelum kita membahas mengenai cara mudah menulis daftar pustaka, ada baiknya kita mengetahui pengertian daftar pustaka itu sendiri.

penulisan daftar pustaka

penulisan daftar pustaka

Pengertian daftar pustaka adalah daftar yang mencantumkan judul buku, nama pengarang, penerbit dan sebagainya, yang ditempatkan pada akhir suatu karangan atau buku. Daftar pustaka biasanya disusun menurut abjad. Berkaitan dengan daftar pustaka, barangkali kita sering mendengar istilah pustaka acuan yang mungkin kerap membingungkan.

Nah jika kita mengecek di Kamus Besar Bahasa Indonesia, kita akan menemukan bahwa definisi pustaka acuan adalah sebagai berikut: perpustakaan rujukan. Kamus besar bahasa indonesia sendiri menggunakan istilah pustaka acuan dalam menyebutkan literatur pendudukngnya. Namun kali ini kita akan menyebutnya sebagai daftar pustaka saja, karena saya rasa istilah ini lebih umum.

Cara Penulisan Daftar Pustaka

Beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam format penulisan daftar pustaka adalah;

1. nama belakang ditulis terlebih dahulu baru diikuti dengan nama depan yang keduanya dipisahkan dengan tanda koma. Barangkali ini berkaitan dengan gaya penulisan eropa dimana nama belakang biasanya digunakan untuk menyebut nama keluarga, memanggil orang yang belum kita kenal secara akrab, atau untuk menyebut orang yang kita hormati. Sebagaimana kita ingat, presiden AS dikenal sebagai ‘Obama’ bukan ‘Barrack’. Namun orang-orang dekatnya mungkin memanggilnya dengan Barry.

Hanya saja, format nama depan- nama belakang ini mungkin tidak selalu berlaku di Indonesia, karena tidak semua penamaan orang di indonesia menggunakan format nama belakang sebagai nama keluarga. Hanya saja, karena penulisan daftar pustaka yang diajarkan kepada kita terlanjur menggunakan nama depan dan nama belakang, jadi kita akan menggunakan hal cara penulisan daftar pustaka tersebut sebagai acuan pertama kita.

2. Hal yang kedua yang perlu diperhatikan adalah bahwa judul buku ditulis dengan huruf miring atau lebih tepatnya italic. Agar anda mudah membedakan istilah italic dengan istilah lainnya berikut ini gambaran sederhananya:

  • Ini adalah tulisan reguler / normal: cara penulisan daftar pustaka
  • Ini adalah tulisan miring / italic: cara penulisan daftar pustaka
  • Ini adalah tulisan cetak tebal / bold: cara penulisan daftar pustaka

3. Hal ketiga dalam penulisan daftar pustaka adalah nama kota dan nama penerbit dipisahkan dengan tanda titik dua. Sedangkan yang lainnya dipisahkan dengan tanda titik (kecuali nama depan dan nama belakang tentunya).

Penulisan daftar pustaka

Untuk lebih memudahkan anda dalam menulis daftar pustaka, berikut ini kami sajikan program ringkas yang dapat anda gunakan secara praktis dalam penulisan daftar pustaka. Anda tinggal memasukkan nama depan, nama belakang, tahun, judul buku, kota penerbit, dan nama penerbit untuk mendapatkan penulisan daftar pustaka anda. Dan anda tidak perlu repot karena sistem otomatis yang akan membantu anda dalam membuat daftar pustaka. Masukkan saja datanya di form berikut ini;

Contoh daftar pustaka

Contoh daftar pustaka dari format diatas adalah sebagai berikut:

Alwi, Hasan. 1990. Pedoman Penanaman Pohon Kopi di Dataran Rendah. Jakarta: Pustaka Bintang Terang.

Badudu, J.S. 1985. Pelik-Pelik Bahasa Indonesia. Bandung: Pustaka Prima.

Caligis, Hasan. 1998. Budidaya Ikan Gurameh Sirip Merah. Yogyakarta: Gemah Ripah Press

Damon, Matt. 2001. Cara Menjadi Top Agen Nomor 1. Semarang: Pustaka Kita.

Eman, Anom. 2005. Kuliner Sehat dan Halal Kaki Lima. Surabaya: Prada Press.

Fantastis, Bambang Haryo. 2011. Realita Menjadi Tim Sukses Calon Peserta Pemilihan Kepala Daerah. Medan: Pustaka Bintang Tujuh.

Mudah bukan? Jika anda suka dengan informasi mengenai penulisan daftar pustaka di atas, anda bisa mengeklik tombol like sebagai apresiasi bagi kami bagi pengembangan program-program serupa di masa mendatang. Misalnya daftar pustaka internet, daftar pustaka dengan 2 nama pengarang dll.